Kamis, 24 April 2008

review Lacoste


Ini adalah parfum Lacoste paling lama yang saya ketahui.
Aromanya segar. Jauh dari nuansa 'macho' ala fahrenheit atau 212.

Namun kesegarannya juga tidak mencolok, tetapi dibungkus oleh 'kelembutan'.
Inilah sebetulnya yang menjadi bagian paling menarik dari parfum ini.

Sayangnya parfum Lacoste yang ini sudah susah ditemui di pasaran.
sebagai catatan :
saya sudah pernah mencoba yang 30 ml (saya beli dari oleh-oleh temen yang pulang dari Eropa), 100ml tester (ini juga saya beli dari oleh-oleh temen), 100 ml product (dari counter resmi di Indonesia).

Hasilnya ??
yang dari eropa lebih tajam aroma segarnya (citrus). sedangkan yang dari counter resmi terasa lebih 'soft'.

review Aigner Pour Homme


Aigner Pour Homme adalah produk aigner yang paling klasik.

Saya suka parfum ini.
Alasan pertama : saya suka bentuk botolnya.
Alasan kedua : saya suka aroma manis tipis-nya ( kelak saya menyadari bahwa inilah aroma yang menjadi ciri khas produk-produk aigner).
Manis tipisnya bukan seperti Calvin Klein Eternity.
Manisnya aigner lebih terasa 'nge-bass' tidak 'nge-jreng' seperti Eternity walaupun termasuk sama-sama aroma manis yang tipis..

Parfum ini cocok di segala suasana.
Kenapa saya berkata begitu ??
Karena dari seluruh responden wanita yang saya tanyakan, hanya satu orang yang tidak menyukai aroma manis tipis. Itupun, beliaunya berkata bahwa "saya tidak suka bau seperti Eternity".
?? !!

Selebihnya sangat menyukai atau tidak pernah menolak aroma manis tipis ala Eternity atau Aigner.

Jadi saran saya lebih baik bagi anda kaum pria yang tidak mau ambil resiko aroma parfumnya ditolak kaum wanita di sekelilingnya maka gunakan Aigner Pour Homme !!

review Aigner Clear Day


Aigner Clear Day Women merupakan parfum dengan aroma bersih !!
Ingat Clinique Happy Women ? Bersihnya kurang lebih seperti itu.
Tapi nuansa 'flower'nya yang berbeda.

Kalau saya masih memilih Clinique di aroma kembangnya, tapi Clear Day menawarkan aroma manis tipis yang lebih stabil ( meski tidak terlalu mendominasi).
Bandingkan dengan Clinique Happy Woman (bukan yang Clinique Happy Hearth) aroma manis yang mendasarinya tidak muncul saat - saat awal disemprot (top-note), Clinique cenderung didominasi kesegaran bunga-bungaan di awal semprotannya. Sekilas seperti Fujiyama Woman. Tapi jelas berbeda bagi hidung yang cukup terlatih ( seperti saya..hehe)

Aigner Clear Day sesuai untuk di kantor dari pagi hari hingga sore hari.

review Aigner In Leather Men


Aigner In Leather Men merupakan parfum dengan dasaran aroma 'klasik'.
Artinya kalau memang sudah ada yang berani bikin palsunya, ya aroma dasarnya hampir sama persis.
Karena aromanya sedemikian klasiknya karena cenderung gampang ditiru.

Secara keseluruhan Aigner In Leather Men merupakan parfum lembut beraroma kulit.
Dasarannya masih muncul aroma bernuansa manis tipis khas Aigner.

Untungnya Aigner In Leather Men menawarkan nuansa kulit. Jadi bagaimanapun sang pemalsu akan kepayahan untuk meniru aroma kulitnya.

Aigner In Leather Men sesuai untuk sore hari. Acara pesta kebun merupakan acara idealnya. Ramuan beraroma manis tipis itu menawarkan sensasi spesial dengan aroma kulitnya.

Rabu, 23 April 2008

Review D&G Masculine


D&G Masculine merupakan produk parfum dari Gabbana yang beraroma soft tapi jantan.
Pernah mencoba aftershave (merk Tacho kalo tidak salah) ?
Sekilas mirip itu
Tapi seperti ada aroma 'aneh' yang mendasarinya.
Mungkin aroma 'aneh' itu yang jadi base-note-nya (bottom note).

Aroma yang saya maksud tadi sejenis aromanya bvlgari pour homme tapi tidak sama.
Otak saya menterjemahkan aroma 'aneh' tersebut bernada 'bass' kalau di musik.
Agak berat tapi sangat membumi dan tidak mencolok alias 'nge-jrengg'.
Kalau Bvlgari Pour Homme Natural masih terasa kuat aroma jeruk ( citrus??) pada semprotan awalnya.

Aroma 'aneh' itulah yang membuat D&G Masculine berbeda dengan after shave-nya Tacho.
Soft tetapi berat sambil tetap mengumbar aroma kejantanan.

Review D&G Feminime


Parfum ini soft.
Soft Habiss!!
dan feminim habiss!!

Boleh percaya apa tidak, Tapi ini parfum benar- benar soft.
Sekilas seperti aroma Alyssa Ahley (tapi saya lupa produk yang mana) tapi sekilas aja.
D&G Feminime aromanya lebih mirip lotion menurut saya dari pada aroma sebuah parfum.

Anda pernah membayangkan seorang wanita keibuan yang feminime..tapi dia masih berusia muda dengan rok panjang bermotif kembang-kembang dan blues casual ?
Begitulah gambaran di otak saya pribadi yang sangat sesuai menggunakan parfum ini.

Masalah ketahanannya boleh diuji.
Cukup bertahan lama. Bila digunakan sebelum tidur, parfum ini bertahan sampai kita bangun tidur esok harinya.

review Christian Dior Fahrenheit Men


Christian Dior Fahrenheit Men merupakan parfum cowok yang macho banget!
Bagi saya Fahrenheit lebih macho daripada 212-nya Carolina Herrera.

Nilai Plus dari Fahrenheit adalah daya tahannya yang luar biasa.
Bila parfum original kebanyakan, aromanya bertahan sekitar 10 jam di kulit dan bisa dua harian aromanya bertahan di pakaian, maka Fahrenheit berbeda.
Fahrenheit di kulit leher saya bisa bertahan sehari semalam.
Bayangkan sehari semalam !
Sudah ada dua kali mandi di antaranya dan aroma Fahrenheit masih tetap bertahan!

Distributornya di Indonesia adalah PT Fega Indonesia.

Saya pernah membandingkan Fahrenheit yang dibeli dari salah satu outlet di Belanda dengan Fahrenheit yang dari distributor Indonesia (ada segel PT.Fega Indonesia).

Yang dari distributor resmi aromanya lebih soft tapi cukup kuat tercium dari jarak satu meteran. Sedangkan Fahrenheit yang dari outlet Belanda lebih tajam di awal (mungkin top note-nya ya ) dan setelah beberapa saat malah tidak tercium aromanya. Tetapi begitu kita dekatkan ke leher baru terasa aromanya. Seperti malu-malu kucing lah aromanya keluar. Sifat malu-malu kucing-nya hampir persis kayak Bvlgari Pour Homme Natural.

Senin, 21 April 2008

review Carolina Herrera 212 Men


Carolina Herrera 212 Men merupakan parfum yang luar biasa menurut saya.
Kenapa?
Karena 212 bukan parfum !!
bagi saya Carolina Herrera 212 Men itu karya seni

Saya belum pernah mendapati aroma senyaman 212.
212 Men beraroma jantan tapi tidak vulgar
tidak lembut tapi juga tidak nge-jrengg!!

botolnya juga unik.
ada magnet di tutupnya.
secara keseluruhan ini produk yang luar biasa.

Saya sendiri heran mengapa Carolina Herrera bisa membuat aroma seampuh ini..
Salutt buat Carolina Herrera !!

oh,iya ada sekedar catatan tambahan :
Carolina Herrera di Indonesia distributornya PT.Multi Wangi Alami. Nah, entah kebetulan atau tidak tapi saya pernah membeli dan mencoba 212 yang dibeli dari salah satu outlet butik di Belanda dengan 212 yang saya beli dari distributor resmi Indonesia (ada segel PT.Multi Wangi). Hasilnya saya bandingkan. 212 yang dari Belanda lebih tajam aromanya, sedangkan yang dari PT.Multi Wangi terasa lebih soft.

review Lancome Tresor


Saya punya pengalaman menarik dg parfum ini. Ada bos di kantor , ibu-ibu orgnya. Dia minta tolong dicariin parfum . Saya tanya mau parfum apa? Dia bilang POKOKNYA YANG ENAK! . Mati gw!!
Kalo die kagak suka die kagak mau bayarin parfumnya. Jadul ga otak saya jadinya.
Untungnya saya tanya lagi. "apa suka aroma kembang?": Dia bilang GAK SUKA.
Mati dah gw!!
Aroma parfum ce kan rata2 aroma kembang. Kalo saya gambling ambilin parfum ga aroma kembang seperti BLV Notte Women nanti dia merasa aneh lagi ama aromanya.
Trus saya inget ama nih TRESOR. Seinget saya emang aromanya ga terlalu keliatan aroma kembangnya, meskipun ada kandungan kembangnya.
Nah akhirnya saya dapet tuh TRESOR dan saya kasih ke bos ibu2 di kantor saya itu dg perasaan deg-degan.
Segel dilepas, dus dibuka...saya makin deg-degan..
botolnya dibuka..
tutup dicopot...
telunjuknya neken spray..
crott..crott..
jantung saya kayak berhenti waktu dia cium tangannya stelah beberapa menit disemprot..
"enak nih aromanya!" kata dia.
seneng banget gw!!
lega!!!
Jadi buat yg gak suka aroma flower tapi ga suka aroma misterius, pilih aja TRESOR!!!

review bvlgari au the rouge


bvlgari au the rouge membuat parfum jadi kayak seduhan teh panas...suweer!!
pertama di semprot aroma yang muncul aneh banget..
setelah 10 menitan baru muncul aroma tehnya
tapi beda sama green tea, aroma au the rouge lebih kental nuansa tehnya..alhasil jadi terbayang saat kita menyeduh teh kental dalam air panas.

Aroma au the rouge sesuai dipergunakan untuk saat-saat relaksasi atau saat-saat kita sedang stress.. aromanya bikin kita terasa lebih santai dan bisa mengurangi kepenatan...tapi sekali lagi aroma au the rouge berbeda dengan green tea...green tea lebih tipis dan ringan, sedangkan au the rouge lebih kental dan berat...

saya pernah mencobanya, dan lumayan juga sih bisa buat cowok...terutama kalo lagi ga mood..haha

botolnya sekilas seperti au the blanc..tapi menurut saya lebih bagus botolnya au the rouge..ada nuansa kemerahan di bawahnya menambah botol ini kelihatan lebih elegan dan mewah dengan warna metalik tulisan brand bvlgari di atas bagian depannya.





review bvlgari BLV NOTTE Men


Saya sempet penasaran sama nih parfum..karena di reference saya baca ada aroma dark coklat-nya..setelah saya coba emang sih ada aroma coklatnya..tapi sebentar banget aroma pahit coklatnya..malah yang muncul aroma manis. tapi nuansa BLV tetap muncul.ada aroma jahe...nah kalo inget ada aroma jahe dan aroma coklatnya ya paling cocok buat malam hari..seductive bangetlah...jadi rada2 misterius..tapi sayangnya aroma manis masih dominasi..kadang-kadang saya berpikir apa aigner pour homme atau private number saya semprotin ke tangan terus saya parut jahe ama coklatnya silverqueen black saya olesin ke tangan , hasilnya bakalan sama dengan BLV NOTTE ini ya..hehe..yang jelas menurut saya, aroma coklatnya kurang kuat. Kalo nih pabrikan bvlgari nambahin aroma coklatnya lebih banyak lagi mungkin nih parfum keliatan lebih misterius lagi aromanya...

review bvlgari au the blanc




Ini saya tidak nge-gombal..beneran aroma ini parfum ampuh banget! beda antara top note-middle note dan basic note-nya jelas banget ! yg paling gw suka dari au the blanc bukannya top note atau basic notenya tapi middle note-nya. Aroma rempahnya itu loh yang ampuh! jadi diantara aroma flower yg muncul..aroma rempahnya mengintip malu2..dan kalo kena AC..yuhuuuiii ampuuh bos!! dan setahu saya belum pernah ada aroma parfum lain yang nyerempet2 aromanya ni parfum. Jadi meski au the blanc direferensiin buat cewek, saya tetap pake jg kadang2..karena aroma rempahnya pantes juga buat cowok. congratulations for bvlgari telah mengeluarkan au the blanc. Oh iya, ada catatan tambahan..saya pernah coba miniaturnya au the blanc yg 5ml..hasilnya? aroma rempahnya terlalu terburu2 keluar, hampir ga terasa aroma flowernya ga seperti au the blanc product 75ml-nya yang aroma flower muncul duluan sebelum aroma rempahnya muncul..

review bvlgari pour homme (natural)





Bvlgari Pour Homme ini sering saya sebut bvlgari natural..aromanya emang halus banget..Pertama semprot yang muncul mayoritas aroma jeruk..setelah itu ada aroma aneh yg saya ga bisa definisiin...nah selang setengah jam baru deh saya suka banget aromanya ni parfum.. lembut banget..kata temen2 kantor saya, baunya khas saya..haha..emang nih parfum harus deket2 leher saya baru kecium..baunya gak nge-jreng ..tapi supeeerr lembuuut ...asiknya buat kalo mau kissing..haha..intinya belum pernah saya nemu parfum yg aromanya lebih kalem daripada parfum ini...
Oh iya itu gambarnya model yang lama. Yang baru dusnya dah beda. Kayak dusnya Bvlgari Soir deh kayaknya.
(review ini pernah saya tulis di salah satu toko on-line di internet).