Ini adalah parfum Lacoste paling lama yang saya ketahui.
Aromanya segar. Jauh dari nuansa 'macho' ala fahrenheit atau 212.
Namun kesegarannya juga tidak mencolok, tetapi dibungkus oleh 'kelembutan'.
Inilah sebetulnya yang menjadi bagian paling menarik dari parfum ini.
Sayangnya parfum Lacoste yang ini sudah susah ditemui di pasaran.
sebagai catatan :
saya sudah pernah mencoba yang 30 ml (saya beli dari oleh-oleh temen yang pulang dari Eropa), 100ml tester (ini juga saya beli dari oleh-oleh temen), 100 ml product (dari counter resmi di Indonesia).
Hasilnya ??
yang dari eropa lebih tajam aroma segarnya (citrus). sedangkan yang dari counter resmi terasa lebih 'soft'.